Tugas,
tugas dan tugas. Setiap hari saya –selaku mahasiswi– berkutat dengan tugas
kuliah. “Tiada hari tanpa tugas” mungkin itu sebuah ungkapan yang cocok. Tidak
sedikit mahasiswa/i yang mengeluh dengan tugas-tugas mereka, dan tidak sedikit
pula yang bahkan memaki dosen yang memberi mereka tugas. Memang saya pun
sesekali pernah mengeluh akan keribetan tugas-tugas yang ada, saya pikir ini
manusiawi. Namun, bukan berarti kita dapat memaki dosen dengan kata-kata yang
tidak baik. Bagaimanapun, dosen adalah pengajar kita, tugas mereka adalah
mengajari kita dan memberi kita tugas sebagai media latihan. Begitupun dengan
kita, kita adalah mahasiswa, mahasiswa tugasnya belajar (secara formal), jadi
jika diberi tugas ya wajar. Kalau tidak mau banyak tugas ya jangan jadi
mahasiswa, betul?
Sering
saya mendengar teman-teman yang begadang sampai dini hari untuk mengerjakan
tugas yang biasanya diberi waktu satu pekan. Mata mereka sampai seperti mata
panda, ada yang matanya seperti ini --__-- , ada pula yang matanya merah. Bukan
hanya itu, badan mereka pun terlihat lemas tak bertenaga. Tapi selama ini saya
tidak pernah begadang sampai dini hari. Saya selalu tidur sebelum jam 12 malam.
Saya pun mengerjakan tugas, namun saya tidak ingin hanya karena tugas maka
waktu istirahat –tidur– saya terganggu. Maka dari itu, ini lah beberapa tips
dari saya yang biasanya saya lakukan untuk menyiasati waktu pengerjaan tugas
agar tidak mengganggu jam istirahat.
1.
Catat detail tugas
Saat dosen menugaskan kita tugas, maka
dengarkan dengan baik dan catat sedetail mungkin.
2.
Jangan tunda
pekerjaan
Jika kita menunda pekerjaan/tugas, maka
tugas kita akan semakin menumpuk, dan biasanya kita malas untuk mengerjakannya
jika sudah menumpuk seperti itu.
3.
Membuat deadline lebih awal
Sebaiknya kita membuat batasan waktu kapan
tugas kita harus beres, namun batasan waktu ini harus lebih awal dari waktu
pengumpulannya. Misalnya tugas kita dikumpulkan pada hari Rabu, maka kita harus
menyelesaikannya minimal pada hari Selasa, atau selesai pada hari Senin akan
lebih baik.
4.
Mengerjakan tugas
dengan gesit
Jika kita gesit dalam mengerjakan tugas,
maka tugas pun akan cepat selesai.
5.
Do your best
Lakukan yang terbaik yang kita bisa. Mengerjakan
tugas dengan cepat bukan berarti kita mengerjakannya dengan asal jadi juga,
kan?
6.
Berpikir bahwa: Jika
tugas selesai, maka kita bisa bersantai ria.
Itulah hal utama yang membuat saya ingin segera membereskan tugas. Saya ingin cepat-cepat santai. Jika sudah begitu, mau main atau jalan-jalan pun bisa *sekalian menghilangkan penat setelah berkutat dengan tugas*. Hehe
Itulah hal utama yang membuat saya ingin segera membereskan tugas. Saya ingin cepat-cepat santai. Jika sudah begitu, mau main atau jalan-jalan pun bisa *sekalian menghilangkan penat setelah berkutat dengan tugas*. Hehe
7.
Berpikir bahwa:, semuanya
berjalan sesuai harapan
Jika tugas tepat waktu maka nilai pun
baik-baik saja, jika nilai baik maka IP pun insyaAllah baik, jika IP baik,
insyaAllah orang tua kita senang.
8.
Ingat pengorbanan
orang tua
Kita harus sungguh-sungguh dalam belajar di
dunia perkuliahan ini. Karena sebagaimana kita tau, orang tua kita telah banyak
berkorban dan mengeluarkan berapa banyak uang untuk pendidikan kita. Bapak
Pembantu Dekan III Fakultas Adab Humaniora pernah berkata: “Jika Ada kuliah
lebih dari 4 tahun, maka Anda telah mengkhianati orang tua Anda!”. Jujur
kata-kata ini selalu membuat airmata saya meleleh.
Untuk sementara ini, cukup sekian
tips yang berdasar pada kebiasaan yang saya lakukan. Berhubung adzan Ashar
berkumandang, maka mari kita salat J
14:52 //291012//
14:52 //291012//

Tidak ada komentar:
Posting Komentar