Selasa, 30 Oktober 2012

Esensi dari Mahasiswa adalah Tugas, Berkutat dengan Tugas

                Tugas, tugas dan tugas. Setiap hari saya –selaku mahasiswi– berkutat dengan tugas kuliah. “Tiada hari tanpa tugas” mungkin itu sebuah ungkapan yang cocok. Tidak sedikit mahasiswa/i yang mengeluh dengan tugas-tugas mereka, dan tidak sedikit pula yang bahkan memaki dosen yang memberi mereka tugas. Memang saya pun sesekali pernah mengeluh akan keribetan tugas-tugas yang ada, saya pikir ini manusiawi. Namun, bukan berarti kita dapat memaki dosen dengan kata-kata yang tidak baik. Bagaimanapun, dosen adalah pengajar kita, tugas mereka adalah mengajari kita dan memberi kita tugas sebagai media latihan. Begitupun dengan kita, kita adalah mahasiswa, mahasiswa tugasnya belajar (secara formal), jadi jika diberi tugas ya wajar. Kalau tidak mau banyak tugas ya jangan jadi mahasiswa, betul?
                Sering saya mendengar teman-teman yang begadang sampai dini hari untuk mengerjakan tugas yang biasanya diberi waktu satu pekan. Mata mereka sampai seperti mata panda, ada yang matanya seperti ini --__-- , ada pula yang matanya merah. Bukan hanya itu, badan mereka pun terlihat lemas tak bertenaga. Tapi selama ini saya tidak pernah begadang sampai dini hari. Saya selalu tidur sebelum jam 12 malam. Saya pun mengerjakan tugas, namun saya tidak ingin hanya karena tugas maka waktu istirahat –tidur– saya terganggu. Maka dari itu, ini lah beberapa tips dari saya yang biasanya saya lakukan untuk menyiasati waktu pengerjaan tugas agar tidak mengganggu jam istirahat.
1.       Catat detail tugas
Saat dosen menugaskan kita tugas, maka dengarkan dengan baik dan catat sedetail mungkin.
2.       Jangan tunda pekerjaan
Jika kita menunda pekerjaan/tugas, maka tugas kita akan semakin menumpuk, dan biasanya kita malas untuk mengerjakannya jika sudah menumpuk seperti itu.
3.        Membuat deadline lebih awal
Sebaiknya kita membuat batasan waktu kapan tugas kita harus beres, namun batasan waktu ini harus lebih awal dari waktu pengumpulannya. Misalnya tugas kita dikumpulkan pada hari Rabu, maka kita harus menyelesaikannya minimal pada hari Selasa, atau selesai pada hari Senin akan lebih baik.
4.       Mengerjakan tugas dengan gesit
Jika kita gesit dalam mengerjakan tugas, maka tugas pun akan cepat selesai.
5.       Do your best
Lakukan yang terbaik yang kita bisa. Mengerjakan tugas dengan cepat bukan berarti kita mengerjakannya dengan asal jadi juga, kan?
6.       Berpikir bahwa: Jika tugas selesai, maka kita bisa bersantai ria.
Itulah hal utama yang membuat saya ingin segera membereskan tugas. Saya ingin cepat-cepat santai. Jika sudah begitu, mau main atau jalan-jalan pun bisa *sekalian menghilangkan penat setelah berkutat dengan tugas*. Hehe
7.       Berpikir bahwa:, semuanya berjalan sesuai harapan
Jika tugas tepat waktu maka nilai pun baik-baik saja, jika nilai baik maka IP pun insyaAllah baik, jika IP baik, insyaAllah orang tua kita senang.
8.       Ingat pengorbanan orang tua
Kita harus sungguh-sungguh dalam belajar di dunia perkuliahan ini. Karena sebagaimana kita tau, orang tua kita telah banyak berkorban dan mengeluarkan berapa banyak uang untuk pendidikan kita. Bapak Pembantu Dekan III Fakultas Adab Humaniora pernah berkata: “Jika Ada kuliah lebih dari 4 tahun, maka Anda telah mengkhianati orang tua Anda!”. Jujur kata-kata ini selalu membuat airmata saya meleleh.

Untuk sementara ini, cukup sekian tips yang berdasar pada kebiasaan yang saya lakukan. Berhubung adzan Ashar berkumandang, maka mari kita salat J
14:52 //291012//

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Heya!! :D It's me ..

Foto saya
Cianjur, Jawa Barat, Indonesia
I'm the type of an ordinary girl that has unique character. Quiet enough, not too noisy, sometimes moody, and I just speak proporsionally .. Love Ya :*